Libur Lebaran Tetap Advokasi, Rekan Indonesia Serang Bantu Warga Melahirkan

Nurlela, Saat Sudah Di RSUB
Nurlela, Saat Sudah Di RSUB

REKAN INDONESIA. ORG. SERANG- Sabtu malam tanggal 15 Mei Relawan Kesehatan Indonesia atau Rekan Indonesia KPD serang mendapat laporan warga Pandeglang melalui Kohar,  pengurus KPD serang bidang advokasi kesehatan. Kebetulan warga pelapor tersebut adalah tetangga istri dari anggota Rekan Indonesia di kampungnya Pandegelang.

Dalam laporan yang masuk melalui pesan singkat medsos, bahwa warga tersebut berdomisili di desa Koranji,Pulosari, Pandeglang, Banten bernama, Nurlela. Nurlela akan melahirkan tapi terhambat dengan keuangan karena tidak mempunyai BPJS.

“Dari pemeriksaan di klinik Nurlela disarankan agar segera mendapat operasi cecar, karena ketuban sudah kering dan tinggal sedikit. Klinik sudah berusaha mengindusksi agar bisa melahirkan secara normal tapi gagal” cerita Kohar.

Saat klinik Bidan Dian,  memutuskan untuk di operasi cecar, maka Nurlela harus dirujuk ke RS yang bisa melakukan operasi. Masalahnya keluarga tidak memiliki biaya untuk operasi cecar dan kepesertaan BPJS-nya non aktif karena menunggak bertahun-tahun.

“Pihak keluarga tidak mampu untuk melunasi tunggakan BPJS-nya, dan bingung bagaimana membiayai biaya persalinan Nurlela di RS” ujar Kohar.

Baca juga : Rekan Indonesia Kabupaten Tangerang Tangani Korban Laka Lantas Dari Bawa Ke RS Dan Urus Jaminan Pembiayaan

Setelah mendapatkan data lengkap warga dan paham kendala yang dihadapi, lalu Kohar segera berkordinasi dengan KPD Serang Banten.

Hasil dari koordinasi, Anto, Ketua KPD Serang Banten, segera mengarahkan keluarga untuk membuat SKTM (Surat Keterangan Tidak Mampu) untuk jaminan pembiayaan persalinan Nurlela.

“Setelah kami arahkan untuk membuat SKTM, kami lalu berkoordinasi kepada klinik tempat Nurlela diperiksa untuk merujuk ke RSUB(Rumah sakit umum Banten).
karena memang disana dikhususkan warga yg mau berobat dengan SKTM.” jelas Anto.

Jam 22.00 malam, Anto dan Kohar dengan membawa mobil pribadi berangkat menjemput pasien di Pandeglang. Bukan pekerjaan mudah untuk kesana, karena memang dari Serang ketempat kediaman pasien perjalanan kurang lebih 2 jam.

Kurang lebih pukul 3.00 pagi  Anto dan Kohar tiba di Klinik Bidan Dian. Dan segera membawa Nurlela ke RSUB, setelah semua kebutuhan surat administrasi diberikan oleh Klinik.

“Alhamdulillah, sampai di RSUB Pasien langsung mendapatkan penanganan langsung oleh pihak RSUB, kurang lebih pukul 11.00 pasien masuk Ruang operasi untuk mendapatkan tindakan operasi Cesar” ungkap Anto.

SKTM pun berhasil diurus oleh pihak keluarga dengan didampingi oleh kader Rekan Indonesia Serang Banten, sehingga Nurlela tidak dikenakan biaya.

Be the first to comment on "Libur Lebaran Tetap Advokasi, Rekan Indonesia Serang Bantu Warga Melahirkan"

Tinggalkan komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*


X